Presiden Jokowi Jujur Takut Sama Menteri
Presiden Joko Widodo mengawali kalimatnya dengan candaan, saat hadir di acara puncak Hari Lahir (Harlah) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) ke-70 di Stadion Gajayana, kemarin (26/3). ”Kemarin beredar kabar kalau saya batal hadir. Tapi mana berani presiden sama Muslimat NU, saya bisa dimarahi sama Bu Menteri,” canda Presiden Jokowi. Dalam amanatnya, Presiden menyebut Muslimat NU memainkan peran penting bagi bangsa Indonesia. Presiden juga mengungkapkan bahwa bahwa narkoba adalah salah satu dari tiga masalah utama yang dihadapi Indonesia. Baca juga: Turki Menyerang, Benamkan Israel ”Meningkatnya tiga masalah di Indonesia, yakni radikalsme, terorisme, dan utamanya narkoba, membuat ketahanan keluarga menjadi senjata nomor satu,” jelasnya. Presiden Joko Widodo mengapresiasi langkah organisasi perempuan terbesar di Indonesia, Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), membentuk Laskar Anti Narkoba. ”Negara betul-betul darurat narkoba, butuh komitmen semua...