Setelah vakum dari industri smartphone selama beberpa tahun, Nokia kini dikabarkan akan kembali meluncurkan sebuah smartphone terbarunya yang diberi sebah perubahan. Sesuai dengan kabar yang beredar Nokia akan melaunching smartphone besutannya yang digadang gadang akan menggunakan OS Android ini pada Februari 2017 mendatang tepatnya pada ajang Mobile World Congress. Belum lama ini bahkan ponsel baru Nokia yang diketahui akan berseri Nokia D1C tersebut telah muncul di benchmark GeekBench. Sesuai bocoran yang didapat melalui kemunculannya di GeekBench tersebut diketahui ponsel pertama Nokia yang berOS android ini akan ditenagai oleh chipset Octa-Core Qualcomm Snapdragon 430 yang berkecepatan 1,4 GHz dan dipadukan dengan RAM dengan kapasitas 3GB . Dengan begitu Nokia Android akan memberikan performa yang cukup baik bagi para penggunanya. Selain itu Adreno 505 diketahui akan menjadi penggolah grafis dari ponsel Nokia tersebut.
Tak hanya Medan atau Madura, orang-orang Jawa juga dikenal sebagai perantau yang ulung. Buktinya, mereka ada di mana pun. Mulai dari ujung barat sampai timur Indonesia. Alasannya sendiri macam-macam, entah karena domisili pasangan sampai untuk tujuan mendapatkan nasib yang lebih baik. Nah, keunikan orang Jawa ketika merantau ini adalah sambutan terhadap mereka yang benar-benar terbuka alias diterima. Ya, di mana pun, orang Jawa selalu disukai orang-orang sekitarnya. Bahkan kita cukup jarang mendengar orang Jawa rantauan berbuat rusuh atau melakukan anarkisme-anarkisme. Orang Jawa dibesarkan dengan nilai-nilai. Dan inilah yang mereka pegang sebagai pedoman hidup, di mana pun mereka berada. Nah, berikut adalah alasan-alasan kenapa Wong Jowo selalu bisa mendapatkan hati banyak orang-orang di sekitarnya. 1. Orang Jawa Kalem dan Lebih Suka Ngalah Seperti halnya Medan yang keras atau orang Timur yang bicaranya tinggi, orang-orang Jawa juga terkenal akan ciri khas mereka yang...
Apa Anda gemar makan sosis? para ahli di inggris mengingatkan, konsumsi sebatang sosis sehari dapat meningkatkan risiko kanker usus. Bahkan bisa berisiko penyakit berbahaya seumur hidup. Martin Wiseman dari World Cancer Research Fund (WCRF) seperti diberitakan surat kabar The Star , ancaman penyakit kanker mengintai bila terlalu sering mengonsumsi makanan nan lezat, tersebut. Ia juga mengingatkan konsumen untuk mewaspadai bacon dan menyatakan bahwa dengan hanya mengonsumsi 50 gram makanan daging olahan setiap hari dapat meningkatkan risiko mengidapkanker hingga 20 persen. Hampir setahun lalu, Wiseman juga menyuarakan peringatan yang sama akan bahaya terlalu sering mengonsumsi daging olahan ini termasuk di dalamnya ham, pastrami, salami dan hot dog. Makan an daging olahan memang dibuat dari daging atau ikan yang telah dicincang kemudian dihaluskan, diberi bumbu dan zat pengawet. Ada yang kemudian diasap, dimasukkan dalam selonsong be...